Admin / 2026 Jangan Diabaikan! Kenali 5 Tanda Ban Mobil Harus Segera Diganti
Ban merupakan salah satu komponen penting yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan. Kondisi ban memengaruhi daya cengkeram, kestabilan, kenyamanan, dan kemampuan kendaraan saat melakukan pengereman. Namun, karena kerusakannya terkadang berkembang secara perlahan, banyak pengemudi baru menyadari kondisi ban setelah muncul masalah dalam perjalanan.
Melakukan pemeriksaan secara rutin dapat membantu Anda mengenali tanda-tanda ban yang sudah tidak layak digunakan. Berikut lima tanda yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman dan risiko gangguan di jalan dapat dikurangi.
Tapak atau alur ban berfungsi memberikan daya cengkeram, terutama ketika kendaraan melintasi jalan basah. Semakin tipis tapak ban, semakin berkurang kemampuannya dalam mengalirkan air dan mempertahankan traksi pada permukaan jalan.
Untuk memeriksanya, perhatikan Tread Wear Indicator (TWI) atau indikator keausan yang berada di sela-sela alur ban. Apabila permukaan tapak sudah sejajar dengan indikator tersebut, ban telah mencapai batas keausan dan sebaiknya segera diganti.
Sebagai acuan umum, ban perlu diganti ketika kedalaman tapaknya tersisa sekitar 1,6 milimeter. Jangan menunggu hingga permukaan ban benar-benar halus karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kehilangan traksi, khususnya saat jalan licin atau hujan. NHTSA – Tire Safety
Periksa bagian tapak, bahu, dan dinding samping ban secara berkala. Retakan kecil dapat muncul akibat usia, paparan panas, kondisi lingkungan, tekanan yang tidak sesuai, atau pemakaian dalam waktu lama.
Jangan menganggap semua retakan hanya sebagai masalah penampilan. Retakan yang semakin dalam, sobekan, atau bagian karet yang mulai terkelupas dapat menunjukkan bahwa kondisi ban sudah menurun.
Apabila ditemukan kerusakan pada dinding samping ban, sebaiknya segera minta pemeriksaan dari teknisi. Bagian dinding samping memiliki peran penting dalam menopang beban dan menjaga struktur ban. Kerusakan pada bagian ini tidak boleh diabaikan, terutama jika sudah terlihat serat atau lapisan bagian dalam ban. Michelin – Tire Wear Indicator
Benjolan atau gelembung pada dinding ban merupakan tanda yang perlu ditangani dengan serius. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya kerusakan pada struktur internal ban, sehingga tekanan udara mendorong bagian karet keluar dan membentuk tonjolan.
Benjolan dapat muncul setelah ban menghantam lubang, trotoar, atau benda keras. Walaupun kendaraan masih dapat berjalan, ban dengan benjolan berisiko mengalami kerusakan mendadak.
Jika Anda melihat benjolan pada dinding ban, hentikan penggunaan kendaraan secepatnya ketika kondisi memungkinkan dan segera ganti ban atau gunakan ban cadangan. Michelin menjelaskan bahwa benjolan pada dinding ban menunjukkan kegagalan struktur internal dan membutuhkan penggantian segera. Michelin – Sidewall Problems
Ban yang masih tebal pada satu sisi belum tentu berada dalam kondisi baik. Periksa apakah bagian tengah, sisi dalam, atau sisi luar tapak mengalami keausan yang lebih cepat.
Keausan pada bagian tengah dapat berkaitan dengan tekanan yang terlalu tinggi, sedangkan keausan pada kedua sisi luar dapat menandakan ban sering digunakan dengan tekanan terlalu rendah. Jika hanya salah satu sisi yang aus, kondisi tersebut bisa berhubungan dengan masalah spooring, kesejajaran roda, atau komponen suspensi.
Penggantian ban mungkin diperlukan jika keausannya sudah parah. Namun, penyebab utamanya juga harus diperbaiki agar ban baru tidak mengalami pola kerusakan yang sama. Lakukan pemeriksaan tekanan, spooring, balancing, dan kondisi kaki-kaki kendaraan apabila keausan terlihat tidak normal. Michelin – Tire Damage
Ban yang jarang digunakan bukan berarti dapat dipakai tanpa batas waktu. Material ban dapat mengalami penurunan kondisi akibat usia, perubahan suhu, paparan sinar matahari, cara penyimpanan, beban kendaraan, dan kebiasaan berkendara.
Usia ban dapat diperiksa melalui kode produksi pada dinding ban. Empat angka terakhir pada kode tersebut menunjukkan minggu dan tahun produksi. Sebagai contoh, kode 2523 berarti ban diproduksi pada minggu ke-25 tahun 2023.
Tidak ada satu patokan usia yang berlaku untuk semua kondisi penggunaan. Karena itu, ikuti rekomendasi produsen ban dan kendaraan. Michelin menyarankan pemeriksaan profesional setiap tahun setelah ban digunakan selama lima tahun serta penggantian maksimal sepuluh tahun sejak tanggal produksi sebagai tindakan pencegahan, meskipun tapak masih terlihat baik. Michelin – When to Replace Tires
Pemeriksaan ban sebaiknya dilakukan sebelum bepergian, terutama ketika Anda akan menempuh perjalanan jauh. Selain memperhatikan lima tanda di atas, periksa tekanan ban dalam kondisi dingin dan sesuaikan dengan rekomendasi produsen kendaraan yang biasanya tercantum pada stiker di pilar pintu pengemudi atau buku manual.
Tekanan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat memengaruhi kenyamanan dan menyebabkan pola keausan yang tidak normal. Periksa juga ban cadangan agar tetap siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat.
Apabila Anda menemukan retakan, benjolan, tapak yang sudah menipis, atau kerusakan lainnya, jangan hanya menambahkan tekanan udara. Bawalah kendaraan ke tenaga profesional untuk mengetahui apakah ban masih dapat diperbaiki atau harus segera diganti.
Green Nitrogen siap membantu pemeriksaan tekanan serta melayani kebutuhan isi baru dan tambah nitrogen kendaraan Anda. Untuk mengetahui lokasi outlet terdekat, kunjungi www.green-nitrogen.com atau klik tautan yang tersedia pada bio profil Green Nitrogen.
Kenali kondisinya, periksa tekanannya, dan jangan menunda penggantian ban yang sudah tidak layak. Perjalanan yang nyaman selalu dimulai dari ban yang terawat dengan baik.
